TAFSIR SURAH AL-FATIHAH AYAT 6-7
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ﴿ ٦
(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka
Orang-orang yang memperoleh anugerah nikmat dari Allah. adalah mereka yang disebutkan di dalam surat An-Nisa melalui firman-Nya:
وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَداءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيقاً. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفى بِاللَّهِ عَلِيماً
Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasulnya, mereka itu akan bersama sama dengan orang yang di anugrahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para siddiqin, para syuhada, dan orang-orang sholih. Dan mereka itulah sebaik-baiknya teman. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui (QS. AN-NISA' :69-70)
غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ ﴿ ٧
Bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (jalan) mereka yang sesat (QS. Al-fatihah : 7)
Pembicaraan dalam ayat ini dikuatkan dengan huruf لا untuk menunjukkan bahwa ada dua jalan yang kedua-duanya rusak, yaitu jalan yang ditempuh oleh orang-orang Yahudi dan oleh orang-orang Nasrani.
Orang-orang Yahudi telah kehilangan pengamalannya, dan orang-orang Nasrani telah kehilangan ilmunya. Karena itu dikatakan murka menimpa orang-orang Yahudi dan kesesatan menimpa orang-orang Nasrani. Orang yang mengetahui suatu ilmu lalu dia meninggalkannya, ( tidak mengamalkannya ) berarti dia berhak mendapat murka; lain halnya dengan orang yang tidak mempunyai ilmu. Orang-orang Nasrani di saat mereka mengarah ke suatu tujuan. tetapi mereka tidak mendapat petunjuk menuju ke jalannya, mengingat mereka mendatangi sesuatu bukan dari pintunya, ( tidak mengikuti perkara yang hak ) akhirnya sesatlah mereka. Orang-orang Yahudi dan Nasrani sesat lagi dimurkai. Hanya, yang dikhususkan mendapat murka adalah orang-orang Yahudi, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman Allah :
مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ
Yaitu orang-orang yang dilaknat dan dimurkai Allah (QS. Al-maidah : 60)
Yang dikhususkan mendapat predikat sesat adalah orang-orang Nasrani, sebagaimana yang dinyatakan di dalam firmanNya:
قَدْ ضَلُّوا مِنْ قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيراً وَضَلُّوا عَنْ سَواءِ السَّبِيلِ
Mereka telah sesat sebelum (kedatangan nabi muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat(dari jalan yang lurus) QS. al maidah : 77
Dalam hadist ibnu abi hatim juga dijelaskan
إن الْمَغْضُوبُ عَلَيْهِمُ الْيَهُودُ وَإِنَّ الضَّالِّينَ النَّصَارَى
Sesungguhnya orang-orang yg dimurkai Allah itu adalah orang-orang yahudi, dan sesungguhnya orang-orang yg sesat itu adalah orang-orang Nasrani.
Komentar
Posting Komentar