Postingan

5 Sukses Ramadhan.

Gambar
1. SUKSES SHALAT TARAWIH عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ✾ رواه البخاري ٬ كِتَابٌ : صَلَاةُ التَّرَاوِيحِ ٬ بَابُ فَضْلِ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ ٬ رقم ٢٠٠٩ Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa menegakkan Ramadlan (menghidupkan malam ramadhan) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ فَقَالَتْ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا ✾ رواه البخاري ٬ كِتَابٌ : صَل...

Adab - Adab Bertetangga

                  Adab - Adab Bertetangga  ⓢⓘⓡⓐⓜⓐⓝ-ⓠⓞⓛⓑⓤ-ⓠⓗⓙ ●👉 Tidak menyakitinya, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Rasulullah ﷺ bersabda, مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِيْ جَارَهُ ✾ رواه البخاری ، كِتَابُ النِّكَاحِ ٥١٨٥ ، ومسلم ، كِتَابٌ : الْإِيمَانُ ٤٧ Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangga.  ❖ Dan seorang yang menyakiti tetangganya, divonis oleh Nabi sebagai penghuni neraka. قِيْلَ لِلنَّبِيّ ﷺ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ فُلَانَةً تَقُومُ اللَّيْلَ وَتَصُومُ النَّهَارَ، وَتَفْعَلُ، وَتَصَّدَّقُ، وَتُؤْذِي جِيرَانَهَا بِلِسَانِهَا؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَا خَيْرَ فِيهَا، هِيَ مِنْ أَهْلِ النَّارِ ،،، الحديث ✾ رواه البخاری فی أدب المفرد Pernah ditanyakan kepada Rasulullah ﷺ : Wahai Rasulullah, sesungguhnya si Fulanah sering melakukan shalat malam, berpuasa di siang harinya, mengerjakan (berbagai amal kebaikan),...

SEBAB -SEBAB ALLAH MENGUJI HAMBANYA

SEBAB -SEBAB ALLAH MENGUJI HAMBANYA ⓢⓘⓡⓐⓜⓐⓝ ⓠⓞⓛⓑⓤ ⓠⓗⓙ Allah 'azza wa jalla menguji hamba - hambaNya dengan kebaikan dan kejelekan, dengan kegentingan dan kelapangan, terkadang ujian tersebut : ≽ untuk mengangkat derajat mereka ≽ meninggikan kedudukan ≽ dan melipat gandakan kebaikan(pahala) mereka   ❉ Sebagaimana yang Allah berikan kepada para Nabi dan Rasul  dan orang-orang shalih dari hamba -hambaNya, sebagaimana sabda Nabi ﷺ : أَشَدُّ النَّاسِ بَلَاءً الْأَنْبِيَاءُ، ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian orang yang semisalnya, kemudian orang yang semisalnya.  ❉ Dan terkadang Allah memberikan ujian disebabkan kemaksiatan dan dosa. Maka hukumannya disegerakan (di dunia) sebagaimana yang Allah firmankan:  وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ Dan  musibah apapun yang menimpa kalian maka  disebabkan perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah memaafkan ...

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 8-9

 TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 8-9 وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ ﴿٨﴾ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ ﴿٩﴾ ۞ سورة البقرة ٨-٩ Di antara manusia ada yang mengatakan, "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian" padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri, sedangkan mereka tidak sadar. Dengan kata lain, mereka katakan hal tersebut hanya dengan lisannya saja, padahal di balik itu tidak ada keimanan sedikitpun di dalam hati mereka, sebagaimana yang dijelaskan di dalam firman Allah : إِذا جاءَكَ الْمُنافِقُونَ قالُوا نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ اللَّهِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُ ۞ سورة المنافقون ١ Apabila orang-orang munqfik datang kepadamu, mereka berkata, "Kami mengakui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah....

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 7

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 7 خَتَمَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ ۞ سورة البقرة ٧ Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. Persamaan ayat  وَخَتَمَ عَلى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلى بَصَرِهِ غِشاوَةً ۞ سورة الجاثية ٢٣ Dan Allah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutup atas penglihatannya. Makna ayat diatas adalah "setan telah menguasai mereka, mengingat mereka taat kepada keinginan setan, maka Allah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka terdapat penutup. Mereka tidak dapat melihat jalan hidayah, tidak dapat mendengarnya, tidak dapat memahaminya, dan tidak dapat memikirkannya". Adanya hati, pendengaran dan penglihatan mereka ditutup karena mereka menolak kebenaran, sebagaimana firman Allah : فَلَمَّا زاغُوا أَزاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۞ سورة الصف ٥ Maka tatkala merek...

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 6

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 6 إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ۞ سورة البقرة ٦ Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman (tetap kafir). Makna ayat ini semisal dengan ayat lain-nya, yaitu firman Allah : إِنَّ الَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ وَلَوْ جاءَتْهُمْ كُلُّ آيَةٍ حَتَّى يَرَوُا الْعَذابَ الْأَلِيمَ ۞ سورة يونس ٩٦-٩٧ Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat (adzab) dari Tuhanmu, mereka tidak akan beriman, meskipun mereka kedatangan bermacam-macam keterangan, hingga mereka menyaksikan adzab yang pedih (baru mereka menyatakan iman)  Allah telah berfirman menceritakan keadaan orang-orang yang ingkar dari kalangan ahli kitab: وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَا تَبِعُوا قِبْلَتَكَ ۞ سورة البقرة ١٤٥ Dan sesungguhnya jika kamu (muhammad) menda...

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 5

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 5  أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ۞ سورة البقرة ٥ Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk Tuhannya, dan merekalah orang-orang yang beruntung. Yang dimaksud dengan mereka itu adalah orang-orang yang mempunyai ciri-ciri khas, yaitu iman kepada yang gaib, mendirikan shalat, memberi nafkah dari rezeki yang diberikan Allah kepada mereka, iman kepada kitab yang diturunkan kepada Rasulullah ﷺ dan kitab-kitab yang diturunkan kepada rasul-rasul sebelumnya, dan yakin kepada kehidupan akhirat.

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 4

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 4 وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ۞ سورة البقرة ٤ Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. Ayat ini lebih khusus mengenai ahli kitab sebagaimana yang diterangkan dalam surat ali imran وَإِنَّ مِنْ أَهْلِ الْكِتابِ لَمَنْ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَما أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَما أُنْزِلَ إِلَيْهِمْ خاشِعِينَ لِلَّهِ Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka, sedangkan mereka berendah diri kepada Allah. (Ali Imran: 199) hingga akhir ayat.  Juga berdalil kepada firman-Nya: الَّذِينَ آتَيْناهُمُ الْكِتابَ مِنْ قَبْلِهِ هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ وَإِذا يُتْلى عَلَيْهِمْ قالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنا إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِين...

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 3

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 3 الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ ۞ سورة البقرة ٣ (yaitu) orang-orang yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Di antara mereka ada yang menerangkan dengan makna "takut kepada Allah", sebagaimana makna yang terkandung di dalam firmanNya: إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ (yaitu) orang-orang yang takut akan (adzab) Tuhan mereka, sedangkan mereka tidak melihatNya. (Al-Anbiya: 49) مَنْ خَشِيَ الرَّحْمنَ بِالْغَيْبِ وَجاءَ بِقَلْبٍ مُنِيبٍ (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat. (Qaf: 33) khasyyah atau takut kepada Allah merupakan kesimpulan dari iman dan ilmu, sebagaimana yang dinyatakan di dalam firmanNya: إِنَّما يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبادِهِ الْعُلَماءُ Sesungguhnya orang-orang yang takut kep...

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 2

TAFSIR SURAH AL-BAQARAH AYAT 2 ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ ﴿٢ Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Ayat ini sama seperti firman Allah di surah as-sajdah الم تَنْزِيلُ الْكِتابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِنْ رَبِّ الْعالَمِينَ Alif lam mim. Turunnya Al-Qur'an yang tidak ada keraguan padanya, (adalah) dari Tuhan semesta alam. (As-Sajdah: 1-2) bentuk kalimat ayat ini merupakan kalimat berita, tetapi makna yang dimaksud adalah kalimat nahi/larangan).  ( "Janganlah kalian meragukannya!" ) Melakukan waqaf pada firmanNya, " لاريب فيه lebih utama karena berdasarkan ayat yang telah kami sebut tadi, karena lafadz هدی menjadi sifat Al-Qur'an ( di dalamnya terkandung petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa). Makna ini lebih balig (kuat) daripada فيه هدی (kitab Al-Qur'an ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa). Lafadz هدی bila ditinjau dari segi bahasa dapat dianggap marfu...